Pemkot Madiun Kick Off Vaksinasi Booster

Pelaksanaan kick off vaksinasi covid-19 booster dilaksanakan di lantai 3 RSUD Kota Madiun, selasa (18/1/2022) bekerja sama dengan Kementrian Kesehatan dan Badan Intelijen Negara (BIN). Kegiatan ini ditinjau langsung oleh bapak Walikota Madiun drs. H Maidi, SH, M.Hum bersama dengan Forkopinda Kota Madiun. Vaksinasi booster ini diprioritaskan bagi warga yang lanjut usia (lansia). Hari ini tersedia 200 dosis Astra Zeneca bagi lansia yang berada di wilayah Kecamatan Manguharjo dengan ketentuan sasaran sudah menerima vaksinasi dosis 1 dan 2 sinovac minimal 6 bulan.

RSUD Kota Madiun Permak Paviliun Cendana Mirip Hotel Berbintang

RSUD Kota Madiun memiliki fasilitas gedung layaknya hotel berbintang. Tak hanya itu saja, fasilitas di ruang VIP tergolong luar biasa. Kamarnya memiliki desain modern seperti sebuah kamar VIP hotel berbintang.

Gedung tersebut bernama Paviliun Cendana dan baru diresmikan langsung oleh Walikota Madiun, Maidi, Jumat (7/1/2022).

Plt Direktur RSUD Kota Madiun, dr. Agus Nurwahyudi mengatakan, manajemen rumah sakit telah tuntas merehab gedung kelas VIP tersebut menjadi lebih bagus dan layak. Secara prinsip, tidak mengubah gedung yang sebelumnya ada. Hanya tampilannya dibuat lebig bagus. Bukan tanpa alasan, melainkan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, utamanya pasien. Paviliun tersebut berkapasitas 14 ruangan atau kamar.

“Intinya ini untuk kenyamanan pasien agar cepat sembuh. Tadinya ada komentar paviliun ini nggak layak, tapi setelah kita rehab, saya pikir ini sudah layak,” katanya.

Selain itu, jika dilihat dari luar, Paviliun Cendana RSUD Kota Madiun berbeda. Jika sebelumnya tak terlihat dari jalan raya, kini dibuat lebih mencolok. Bahkan, pohon-pohon yang menjulang tinggi pun, kini ditebang diganti dengan pohon produktif yang lebih pendek. Sehingga tulisan gedung terlihat oleh masyarakat yang melintas.

“Supaya orang kelihatan ketika lewat, makanya ini dipermak. Kita juga mengganti peralatan yang kadaluarsa dengan alat yang baru,” tuturnya.

Tidak hanya merehab Paviliun Cendana kelas VIP, manajemen RSUD juga merehab gedung laundry. Yakni memperluas area, mengingat ada empat mesin cuci berukuran besar yang nantinya digunakan. Sekali mencuci berkapasitas 50 kg. Mulai sprei pasien, sarung bantal, hingga baju operasi pasien dan tenaga kesehatan.

“Karena disitu banyak alat mesin cuci, pengeringan, pengepakan, itu kan butuh area yang luas dan masing-masing harus punya ruangan sendiri, makanya kita rehab,” tambahnya.

Sementara itu, Walikota Madiun, Maidi memang menginginkan untuk dikonsep layaknya hotel berbintang. Sehingga pasien yang dirawat tenang dan nyaman. Jika hal itu dilakukan manajemen RSUD, ia yakin, pasien cepat sembuh. Disatu sisi dirinya meminta di area sekitar ditanami aneka macam bunga untuk keindahan. Pun manajemen juga diminta meningkatkan kualitas, baik dari segi fasilitas maupun pelayanan.

“Jadi masuk disini itu tidak seperti di rumah sakit, tapi seperti hotel bintang lima. Jadi masyarakat nggak takut. Kalau masuk rumah sakit baunya obat, orang kan sudah takut. Kalau baunya bunga, dia senang. Kalau dia senang, aliran darah lancar, dia cepat sembuh,” katanya.

Diketahui, untuk melakukan rehab dua gedung itu, anggaran yang digelontorkan sekitar Rp 5 miliar. Masing-masing Rp 2,04 miliar untuk rehab Paviliun Cendana, serta Rp 2,9 miliar untuk rehab gedung Laundry. Keduanya siap dioperasional mulai pekan depan. (dikutip dari realita.co)